Lubang Sewu, Grand Canyon ala Wonosobo

lobang sewu wonosobo

Pernah Anda mendengarkan tentang wisata Lobang Sewu? Jika Anda aktif di sosial media, pasti pernah mendengarkannya. Sebab, destinasi tempat wisata di Wonosobo ini mendadak populer di sosial media. Entah, hal menarik apa yang terdapat di begitu banyak lubang di bebatuan kars itu, sehingga banyak dikunjungi orang yrang penasaran untuk mengintip ke dalamnya. Apakah Anda juga penasaran?

Perlu diketahui bahwa obyek wisata Lobang Sewu untuk pertama kalinya di buka secara resmi pada tahun 2015 lalu. Meskipun tergolong baru, tetapi popularitas Lobang Sewu saat ini jauh melampaui tempat-tempat wisata yang sudah lahir sebelumnya.

Obyek wisata Lobang Sewu berlokasi di Desa Ororejo, Kecamatan Wadaslintang. Letaknya berada di tepi Waduk Wadaslintang yang merupakan salah satu icon wisata Wonosobo. Saat musim kemarau tiba dan air waduk akan surut, akan terlihatlah bongkahan batu-batu putih nan eksotik, dengan banyak sekali lubang di permukaannya. Itulah Lubang Sewu. Dinamakan demikian karena begitu banyak lubang yang terdapat di batu-batu putih itu. Lubang Sewu sendiri artinya Lubang Seribu.

Sejak awal dibuka, obyek wisata Lobang Sewu di kelola sepenuhnya dengan swadaya masyarakat setempat. Mulai jasa pemandu, jasa parkir, sampai penyedia fasilitas-fasilitas pendukung seperti warung makan, serta toilet. Di sepanjang jalur menuju lokasi terdapat banyak jajajan khas lokal. Di sini Anda bisa menemukan hasil panen atau hasil olahan dari kebun masyarakat. Salah satu minuman khas Lubang Sewu adalah air kelapa muda plus daging buahnya yang manis dan segar.

Perjalanan menuju obyek wisata Lobang Sewu dapat dijangkau dengan menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi. Rute yang harus dilaluli dari terminal Sawangan, ambil jurusan ke Wadaslintang, dengan jarak tempuh sekitar 45 menit (21 km) sampai mencapai Pasar Wadaslintang. Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju Desa Erorejo, yang berjarak kurang lebih 9 km, dengan estimasi waktu berkisar 15 menit. Jangan khawatir tersesat, banyak papan nama dan penunjuk arah dipasang di sepanjang jalur jalan.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi obyek wisata Lobang Sewu, sebaiknya lakukan kala air waduk sedang surut, kala musim kemarau. Sehingga, Agar tidak hanya bisa menyaksikan waduk Wadaslintang saja, tetapi juga Lubang Sewu yang sangat eksotis.